Wednesday, March 23, 2022

Inovasi-Inovasi SD Negeri Sidorejo

Pada 6 Agustus 2021, SD Negeri Sidorejo mendapat undangan Sosialisasi Indeks Inovasi Daerah dan Innovative Goverment Awards 2021 oleh BAPPEDA Kabupaten Sleman.
Indeks Inovasi Daerah merupakan Sistem pengukuran dan penilaian terhadap penerapan pembaharuan penyelenggaraan pemerintahan daerah yang telah dilaporkan kepada menteri dalam negeri sesuai dengan urusan yang menjadi kewenangan daerah.  Sedangkan Innovative Goverment Awards adalah bentuk apresiasi pemerintah kepada Pemda dalam penyelenggaraan pemerintahan yang inovatif. Pemberian penghargaan/award kepada pemerintah daerah dengan predikat sangat inovatif dan terinovatif, berdasarkan pengukuran indeks inovasi daerah.

Pada kesempatan ini SD Negeri Sidorejo berkesempatan menyumbang 3 Inovasi untuk Kabupaten Sleman pada ajang Innovative Goverment Awards/Indeks Penilaian Daerah tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. 
Inovasi-Inovasi tersebut yaitu:
1. GERABAH SI BABE (Gerakan Mengolah Limbah Sampah Menjadi Barang Berharga)
2. PENITI DARI RESTI (Penerapan Literasi Untuk Meraih Prestasi)
3. BAMBANG DAN LARAS (memBAngkitkan keMbali temBANG doLAnan dan peRmAinan tradiSional)

Inovasi-inovasi SD Negeri Sidorejo sudah berjalan sejak 2019.  Satu Inovasi berjudul GERABAH SI BABE, pada Maret 2021 bersama 10 Inovasi lain dari Kabupaten Sleman juga maju pada Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB).  Pada kesempatan itu, SD Negeri Sidorejo belum berhasi masuk TOP-99 KIPP 2021.  Salah satu inovasi dari Kabupaten Sleman yang masuk TOP-15 KIPP 2021 yaitu Inovasi GATOT KACA dari SD Negeri Kaliduren.

Pada Desember 2021, Kepala SD Negeri Sidorejo mendapat undangan untuk menerima Piagam Penghargaan untuk Inovasi-Inovasi yang telah berpartisipasi dalam kegiatan Indeks Inovasi Daerah/Innovative Goverment Awards Tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia bertempat di BAPPEDA Kabupaten Sleman.

Semoga kedepan, SD Negeri Sidorejo dapat lebih baik lagi, akan muncul inovasi-inovasi baru lagi, akan meningkat prestasi akademik dan non-akademiknya, sehingga tercipta generasi penerus yang unggul dan berbudi pekerti luhur.









Tuesday, May 4, 2021

Tetap Berprestasi di Tengah Pandemi Covid-19

Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman tetap menyelenggarakan kegiatan FLSSN (Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional) yang berlangsung pada akhir April 2021.  Adapun lomba yang terselenggara yaitu Menyanyi Tunggal, Seni Tari, Pantomim, Gambar Bercerita, dan Kriya Anyam.

Sebuah kebanggaan pada tahun 2021 ini SD Negeri Sidorejo dapat menjadi wakil 2 cabang lomba mewakili Kapanewon Kalasan, diantaranya Seni Tari dan Gambar Bercerita.  Dibawah bimbingan Ibu Aprilia Andrias W,  Ananda Reyza Fadhila Azzahra, Dinda Hayu Wandita, dan Dyah Ayu Nur  Khasanah dapat menyabet Juara 2 FLSSN Seni Tari. Kemudian dengan asuhan Bapak Luddy Astagis, Ananda Nafisah Alkadea dapat menyabet Juara I FLSSN Gambar Bercerita.  Kegiatan FLSSN tahun 2021 dilaksanakan secara daring. Yaitu dengan mengambil gambar atau video peserta kemudian dikirim ke Dinas Pendidikan.

Semoga kedepan siswa-siswi SD Negeri Sidorejo dapat terus berprestasi, meskipun dilakukan ditengah pandemi Covid-19.

Lampiran SK Kepala Dinas ttg Hasil Kejuaraan FLSSN SD Kab. Sleman th 2021


Ananda Ananda Reyza , Dinda, dan Dyah Ayu


https://youtu.be/doO0NGBxLXg

Ananda Nafisa Alkadea dan hasil karya gambar bercerita







Saturday, May 1, 2021

GERABAH SI BABE (GERakan mengolAh limBAH Sampah menjadI BArang BErharga)

SD Negeri Sidorejo merupakan Sekolah Dasar pararel dengan jumlah siswa cukup banyak.  Tercatat total sampah di SD Negeri Sidorejo per minggu bila dihitung dari jumlah siswa adalah kurang lebih 1,8m3/minggu dengan 60% diantaranya merupakan sampah anorganik. Tingginya jumlah sampah yang dihasilkan tentu merupakan masalah bagi sekolah. 


Untuk mengatasi permasalahan tersebut SD Negeri Sidorejo melakukan terobosan yang inovatif, yaitu GERABAH SI BABE (GERakan mengolAh limBAH Sampah menjadI BArang BErharga.


Adapun inovasi ini bertujuan untuk (1) Menekan limbah sampah, (2) Menggerakkan siswa untuk mengolah limbah sampah menjadi barang berharga, (3) Memacu kreatifitas siswa dalam mengolah limbah sampah.


Gerakan mengolah limbah sampah menjadi barang berharga (GERABAH SI BABE) di SD Negeri Sidorejo kalasan ini sebagai upaya untuk peduli lingkungan dengan menekan dan mengolah limbah sampah menjadi barang berharga.  sehingga siswa memiliki imajinasi dan kreatifitas dalam mengolah limbah sampah menjadi dan bisa menjadi agen perubahan secara nyata.  Dalam prosesnya siswa harus disiplin dalam membuang sampah dan memiliki kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan.


Adapun hasil GERABAH SI BABE bisa menjadi barang yang laku untuk dijual, sehingga bisa memiliki tabungan sampah.Olahan limbah sampah tersebut berupa bros, tas, bunga, tempat pensil, piring, tempat tisu, dan masih banyak yang lain.

tempat sampah pilah


sampah botol




rumah sampah tampak dari samping

Rumah Sampah

Hasta karya


bros dan gantungan kunci dari limbah plastik makanan

tempat tisu dari kantong plastik


tas dari cup minuman

piring dari cup minuman

Juara I dan III Hasta Karya, Kemah Penggalang (2018)

Juara II Kriya Anyam dari Koran, FLSSN (2021)

Juara III dan I Hasta Karya, Kemah Penggalang  (2017)

Juara II Kriya Anyam, FLSSN (2017)

       Pedoman Penerapan Inovasi GERABAH SI BABE dapat diakses melalui:

Sunday, September 13, 2020

Hasil Karya Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Siswa Kelas 1 Tahun Pelajaran 2020/2021, SD Negeri Sidorejo

Pendidikan jarak jauh adalah pendidikan formal berbasis lembaga yang peserta didik dan instrukturnya berada di lokasi terpisah sehingga memerlukan sistem telekomunikasi interaktif untuk menghubungkan keduanya dan berbagai sumber daya yang diperlukan di dalamnya. Pembelajaran elektronik (e-learning) atau pembelajaran daring (online) merupakan bagian dari pendidikan jarak jauh yang secara khusus menggabungkan teknologi elektronika dan teknologi berbasis internet.

Berikut beberapa sampel hasil karya pembelajaran jarak jauh siswa-siswi kelas 1 Tahun Pelajaran 2020/2021 SD Negeri Sidorejo:





Tuesday, September 1, 2020

BULAN IMUNISASI ANAK SEKOLAH (BIAS) SD NEGERI SIDOREJO

Dalam rangka meningkatkan kekebalan anak sekolah terhadap penyakit penyakit Campak Rubella dan Kanker Serviks bagi anak perempuan, maka siswa-siswi kelas 1 (satu), kelas 5 (putri) dan kelas 6 (enam) putri akan diberikan imunisasi lanjutan melalui Program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) tahap 1 pada bulan September 2020 oleh Puskesmas Kalasan.

Adapun yang menjadi sasaran imunisasi adalah:
        1.  Kelas 1 baru                   :  Campak Rubella (MR)
        2.  Kelas 5 (perempuan)     :  HPV
        3.  Kelas 6 (perempuan)     :  HPV

Pemberitahuan imunisasi terhadap anak sekolah dasar (SD) dan yang sederajat bersifat wajib dan dimaksudkan sebagai upaya booster (ulangan) terhadap kekebalan yang pernah didapat pada saat bayi (DPT), dimana pada saat usia anak sekolah kekebalan sudah mulai menurun.

Adapun pemberian imunisasi di SD Negeri Sidorejo  dilaksanakan pada Selasa, 1 September 2020. Dengan pembagian waktu sebagai berikut:
a. Kelas 1 A pukul 08.15-09.00 WIB;
b. Kelas 1 B pukul 09.00-09.45 WIB
c. Kelas 5 pukul  09.45-10.45 WIB; dan
d. Kelas 6 pukul 10.45-11.30 WIB.

Pelaksanaan imunisasi pada masa pandemi ini dilakukan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, sehingga aman bagi anak, pengantar, guru, maupun tenaga kesehatan. 






Wednesday, February 20, 2019

Fried Rice ala Pramuka Siaga dan Penggalang, SDN Sidorejo

Setiap hari Rabu, di SD Negeri Sidorejo dilaksanakan kegiatan ekstra wajib Pramuka.  Pada kegiatan Pramuka Rabu, 20 Februari 2019 dengan didampingi Kak Poppy dan Kak Vivin, anak-anak melaksanakan kegiatan belajar memasak Nasi Goreng.

Pada kegiatan Pramuka Rabu sebelumnya, anak sudah dibagi kelompok/regu. Kemudian dari masing-masing regu melakukan pembagian keperluan memasak untuk dibawa pada Rabu selanjutnya yang meliputi alat dan bahan, seperti anglo, wajan, solet, arang, nasi, bumbu, dan lain sebagainya.  

Tiba saat praktik memasak.  Meski hujan deras, anak-anak tetap semangat melaksanakan kegiatan siang hari itu.  Terlihat ada anak yang asik menghidupkan api dari arang, asik membuat bumbu, ada juga anak yang memotong-motong tempe untuk lauk, mensuir-suir ayam goreng, ada anak yang menyiapkan lalapan untuk menghias nasi goreng saat disajikan, dan ada juga anak yang sudak mulai memasak nasi goreng atau menggoreng lauk.

Nasi goreng yang sudah matang, kemudian dihidangkan.  Anak-anak secara bergantian membawa nasi goreng karyanya menuju ruang guru untuk dinilaikan pada Bapak/Ibu Guru yang masih di ruangan.

Tujuan dari kegiatan ini, yaitu: 1) belajar memasak; 2) mengenalkan anak memasak menggunakan alat tradisional (anglo); 3) kebersamaan; dan 4) melatih kemandirian anak.
















Inovasi-Inovasi SD Negeri Sidorejo

Pada 6 Agustus 2021, SD Negeri Sidorejo mendapat undangan Sosialisasi Indeks Inovasi Daerah dan Innovative Goverment Awards 2021 oleh BAPPED...