SD Negeri Sidorejo
merupakan Sekolah Dasar pararel dengan jumlah siswa cukup banyak. Tercatat total sampah di SD Negeri Sidorejo
per minggu bila dihitung dari jumlah siswa adalah kurang lebih 1,8m3/minggu
dengan 60% diantaranya merupakan sampah anorganik. Tingginya jumlah sampah yang dihasilkan tentu merupakan
masalah bagi sekolah.
Untuk mengatasi
permasalahan tersebut SD Negeri Sidorejo melakukan terobosan yang inovatif,
yaitu GERABAH SI BABE (GERakan mengolAh limBAH Sampah menjadI BArang BErharga.
Adapun inovasi ini
bertujuan untuk (1) Menekan limbah sampah, (2) Menggerakkan siswa untuk
mengolah limbah sampah menjadi barang berharga, (3) Memacu kreatifitas siswa
dalam mengolah limbah sampah.
Gerakan mengolah limbah sampah menjadi barang berharga (GERABAH SI BABE) di SD Negeri Sidorejo kalasan ini sebagai upaya untuk peduli lingkungan dengan menekan dan mengolah limbah sampah menjadi barang berharga. sehingga siswa memiliki imajinasi dan kreatifitas dalam mengolah limbah sampah menjadi dan bisa menjadi agen perubahan secara nyata. Dalam prosesnya siswa harus disiplin dalam membuang sampah dan memiliki kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan.
Adapun hasil GERABAH SI BABE bisa menjadi
barang yang laku untuk dijual, sehingga bisa memiliki tabungan sampah.Olahan
limbah sampah tersebut berupa bros, tas,
bunga, tempat pensil, piring, tempat tisu, dan masih banyak yang lain.
 |
| tempat sampah pilah |
 |
| sampah botol |
 |
| rumah sampah tampak dari samping |
 |
| Rumah Sampah |
 |
| Hasta karya |
 |
| bros dan gantungan kunci dari limbah plastik makanan |
 |
| tempat tisu dari kantong plastik |
 |
| tas dari cup minuman |
 |
| piring dari cup minuman |
 |
| Juara I dan III Hasta Karya, Kemah Penggalang (2018) |
 |
| Juara II Kriya Anyam dari Koran, FLSSN (2021) |
 |
| Juara III dan I Hasta Karya, Kemah Penggalang (2017) |
 |
| Juara II Kriya Anyam, FLSSN (2017) |
Pedoman Penerapan Inovasi GERABAH SI BABE dapat diakses melalui: