Tuesday, May 4, 2021

Tetap Berprestasi di Tengah Pandemi Covid-19

Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman tetap menyelenggarakan kegiatan FLSSN (Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional) yang berlangsung pada akhir April 2021.  Adapun lomba yang terselenggara yaitu Menyanyi Tunggal, Seni Tari, Pantomim, Gambar Bercerita, dan Kriya Anyam.

Sebuah kebanggaan pada tahun 2021 ini SD Negeri Sidorejo dapat menjadi wakil 2 cabang lomba mewakili Kapanewon Kalasan, diantaranya Seni Tari dan Gambar Bercerita.  Dibawah bimbingan Ibu Aprilia Andrias W,  Ananda Reyza Fadhila Azzahra, Dinda Hayu Wandita, dan Dyah Ayu Nur  Khasanah dapat menyabet Juara 2 FLSSN Seni Tari. Kemudian dengan asuhan Bapak Luddy Astagis, Ananda Nafisah Alkadea dapat menyabet Juara I FLSSN Gambar Bercerita.  Kegiatan FLSSN tahun 2021 dilaksanakan secara daring. Yaitu dengan mengambil gambar atau video peserta kemudian dikirim ke Dinas Pendidikan.

Semoga kedepan siswa-siswi SD Negeri Sidorejo dapat terus berprestasi, meskipun dilakukan ditengah pandemi Covid-19.

Lampiran SK Kepala Dinas ttg Hasil Kejuaraan FLSSN SD Kab. Sleman th 2021


Ananda Ananda Reyza , Dinda, dan Dyah Ayu


https://youtu.be/doO0NGBxLXg

Ananda Nafisa Alkadea dan hasil karya gambar bercerita







Saturday, May 1, 2021

GERABAH SI BABE (GERakan mengolAh limBAH Sampah menjadI BArang BErharga)

SD Negeri Sidorejo merupakan Sekolah Dasar pararel dengan jumlah siswa cukup banyak.  Tercatat total sampah di SD Negeri Sidorejo per minggu bila dihitung dari jumlah siswa adalah kurang lebih 1,8m3/minggu dengan 60% diantaranya merupakan sampah anorganik. Tingginya jumlah sampah yang dihasilkan tentu merupakan masalah bagi sekolah. 


Untuk mengatasi permasalahan tersebut SD Negeri Sidorejo melakukan terobosan yang inovatif, yaitu GERABAH SI BABE (GERakan mengolAh limBAH Sampah menjadI BArang BErharga.


Adapun inovasi ini bertujuan untuk (1) Menekan limbah sampah, (2) Menggerakkan siswa untuk mengolah limbah sampah menjadi barang berharga, (3) Memacu kreatifitas siswa dalam mengolah limbah sampah.


Gerakan mengolah limbah sampah menjadi barang berharga (GERABAH SI BABE) di SD Negeri Sidorejo kalasan ini sebagai upaya untuk peduli lingkungan dengan menekan dan mengolah limbah sampah menjadi barang berharga.  sehingga siswa memiliki imajinasi dan kreatifitas dalam mengolah limbah sampah menjadi dan bisa menjadi agen perubahan secara nyata.  Dalam prosesnya siswa harus disiplin dalam membuang sampah dan memiliki kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan.


Adapun hasil GERABAH SI BABE bisa menjadi barang yang laku untuk dijual, sehingga bisa memiliki tabungan sampah.Olahan limbah sampah tersebut berupa bros, tas, bunga, tempat pensil, piring, tempat tisu, dan masih banyak yang lain.

tempat sampah pilah


sampah botol




rumah sampah tampak dari samping

Rumah Sampah

Hasta karya


bros dan gantungan kunci dari limbah plastik makanan

tempat tisu dari kantong plastik


tas dari cup minuman

piring dari cup minuman

Juara I dan III Hasta Karya, Kemah Penggalang (2018)

Juara II Kriya Anyam dari Koran, FLSSN (2021)

Juara III dan I Hasta Karya, Kemah Penggalang  (2017)

Juara II Kriya Anyam, FLSSN (2017)

       Pedoman Penerapan Inovasi GERABAH SI BABE dapat diakses melalui:

Inovasi-Inovasi SD Negeri Sidorejo

Pada 6 Agustus 2021, SD Negeri Sidorejo mendapat undangan Sosialisasi Indeks Inovasi Daerah dan Innovative Goverment Awards 2021 oleh BAPPED...